Jakarta - Langkah efisiensi melalui sembilan bauran kebijakan yang dibuat pemerintah dinilai tidak nendang menutup defisit. Pemerintah menargetkan sembilan bauran kebijakan itu akan menghemat anggaran sebanyak Rp 2,9 triliun. Selain jumlahnya kecil, dalam pelaksanaannya, bauran kebijakan itu pun menuai penolakan masyarakat. Salah satunya, Perdijampelkes BPJS Kesehatan tentang layanan katarak, persalinan dengan bayi lahir sehat, dan fisioterapi, yang sebetulnya bertujuan menata kembali layanan di fasilitas kesehatan untuk efisiensi. Menurutnya, tidak menaikkan iuran sama dengan menabung piutang bagi BPJS Kesehatan ke faskes.
Source: Suara Pembaruan October 22, 2018 06:45 UTC