JawaPos.com – Staf Khusus (Stafsus) Presiden untuk Papua Lenis Kogoya meminta tambahan 600 pasukan yang dikirim ke Kabupaten Nduga, Papua ditarik. Dia menilai, meski bertujuan mengamankan pembangunan, penambahan pasukan di Nduga berpotensi memicu konflik dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). "Jadi, sekarang aparat jumlahnya sekitar 600 orang yang saya dapat laporan sudah sampai di Nduga. Sebelumnya, TNI mengerahkan 600 prajurit tambahan guna mengamankan pembangunan jalan trans papua. Tambahan pengamanan dilakukan setelah terjadi kasus 3 prajurit TNI gugur dalam baku tembak dengan KKSB pada Kamis (7/3) lalu.
Source: Jawa Pos March 13, 2019 13:52 UTC