Isu pemanggilan paksa ini sempat memanas kala Komisi Pemberantasan Korupsi menolak hadir ketika dipanggil Panitia Khusus Hak Angket. Ketidakjelasan aturan ini, menurut Tito, membuat kepolisian ragu dalam bertindak. Politikus Partai Gerindra itu berujar polisi pernah melakukan pemanggilan paksa atas permintaan dewan saat korps Bhayangkara itu dipimpin Jenderal Sutarman. Tito membenarkan bila di jaman Sutarman ada pemanggilan paksa. Menurut dia, yang pernah terjadi hanyalah pemanggilan paksa disertai lobi agar yang bersangkutan mau menghormati DPR.
Source: Koran Tempo October 12, 2017 07:07 UTC