TEMPO/ZulkarnainTEMPO.CO, Probolinggo – Bekas pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi mengungkapkan aksi tipu Taat dan anak buahnya memindahkan atau memunculkan uang asli secara gaib untuk meyakinkan Marwah Daud Ibrahim, Ketua Yayasan Pedepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Sebelum Ismail dibunuh orang-orang suruhan Taat, Ismail bercerita kepada Junaidi yang juga ‘santri’ Taat dan teman dekat Ismail sejak remaja. Setelah uang ditaruh di teras rumah, Taat yang berkonspirasi dengan Ismail langsung menelepon Marwah memberi tahu jika ada uang yang muncul secara gaib di rumahnya. Menurut Junaidi, sesuai pengakuan Ismail, uang dua koper yang dikirim ke rumah Marwah itu uang asli. Baca: Marwah Daud Ibrahim Bandingkan Dimas Kanjeng dengan HabibieSoal aksi tipu ‘pemunculan’ uang dua koper itu, Marwah beberapa kali ditelepon untuk dikonfirmasi tak menjawab.
Source: Koran Tempo October 02, 2016 02:31 UTC