TEMPO | Pribadi WicaksonoTEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya menghambat laju penyebaran virus corona, namun di sisi lain pendapatan dari pariwisata tak bisa diabaikan. Menyambut new normal, Pemkot membuat aturan penggunaan barcode bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Yogyakarta. Mereka akan ditempeli barcode sebagai penanda, dengan demikian aktivitas wisatawan terdeteksi, sedang berada dalam kerumunan atau berada di lokasi tertentu. Heroe menuturkan konsep pemantauan kerumunan barcode ini sendiri sudah disiapkan untuk Taman Pintar dan Alun-Alun Utara Yogyakarta. Konsep pendataan pengunjung melalui barcode ini, ujar Heroe, sebelumnya diinisiasi melalui uji model di Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Source: Koran Tempo June 11, 2020 00:56 UTC