MAGELANG, KOMPAS.com - Seorang wanita tua duduk bersila di samping pintu masuk sebuah masjid di pinggir jalan Magelang-Yogyakarta, tepatnya di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Di depan wanita bernama Par atau Mbah Par (55) itu terdapat sebuah tampah (wadah dari anyaman bambu) berisi segunduk kacang rebus. Baca juga : Saat Perempuan Indonesia di Italia Berbagi Kisah Inspiratif...Kendati demikian, dagangan Mbah Par tidak setiap hari habis terjual. Kondisi Mbah Par tidak lantas membuat dia patah arang, apalagi berpangku tangan mengarap belas kasihan orang lain. Mbah Par kemudian bergegas meninggalkan tempat tersebut untuk menjajakan kacang dan salaknya di kerumunan orang yang hendak berbelanja di pusat oleh-oleh tidak jauh dari masjid.
Source: Kompas April 14, 2018 16:10 UTC