Mengutip “Detik-Detik yang Menentukan”, Habibie dihadapkan pada prospek ekonomi Indonesia yang benar-benar terpuruk dan tidak memiliki arah yang jelas. Maka dari itu, Habibie mengambil kebijakan ke arah yang menentu. Menurut Habibie, Indonesia berpotensi bubar lantaran karut-marutnya politik, ekonomi, dan keamanan. Terdapat tiga hal mendasar yang diletakkan Habibie agar Indonesia dapat memulai pemulihan ekonomi. REPUBLIKA.CO.ID,Bacharuddin Jusuf Habibie secara resmi dilantik menjadi presiden ketiga Republik Indonesia pada 21 Mei 1998.
Source: Republika June 25, 2016 21:11 UTC