Hubungan arang dan kanker adalah salah satu mitos yang dibahas dalam acara konferensi pers Betadine Retro Run 2017 yang diadakan oleh Mundipharma, Bertadine, dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Jakarta, Rabu (23/8/2017). ArangHingga saat ini, masih banyak masyarakat Indonesia yang percaya bahwa arang yang digunakan untuk membakar makanan dapat memicu kanker. Selain daging merah yang dibakar; daging yang diproses, seperti sosis ayam, salami, dan bacon, juga bisa menyebabkan kanker. Jika Anda mengikuti panduan ini, risiko terkena kanker bisa turun hingga 35 persen atau bahkan 50 persen pada kanker tertentu. Penurunan risiko ini bahkan bisa menjadi lebih besar jika Anda menghindari alkohol yang berlebihan dan tidak merokok.
Source: Kompas August 24, 2017 02:03 UTC