Korban diduga tewas setelah terlibat bentrokan dengan warga saat iring-iringan anggota PSHT melintas di simpang empat Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jatim. Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, sebelum meninggal dunia, korban mengalami fase kritis ketika dibawa ke rumah sakit. Nyawa korban tidak tertolong setelah mengalami perdarahan hebat yang tidak bisa dijangkau oleh tim medis yang menangani pada pukul 18.00. Berdasar catatan tersebut, sangat mungkin korban mengalami kekerasan fisik oleh benda tumpul yang mengantam wajahnya hingga korban tak sadarkan diri. Saat itu barisan depan terlibat bentrokan dengan warga.
Source: Jawa Pos October 16, 2016 23:26 UTC