Pemeriksaan suhu tubuh penumpang pesawat ini dilakukan guna mengantisipasi masuknya virus zila yang tengah merebak di Singapura. ANTARA FOTOTEMPO.CO, Jakarta - Ketua Departemen Fisika Kedokteran/Klaster Medical Technology IMERI FKUI Prasandhya Astagiri Yusuf menerangkan cara kerja sebuah thermo gun atau yang sebenarnya disebut thermal gun. Thermo gun sedang ramai diperbincangkan setelah sebuah video beredar mengatakan penggunaan laser berbahaya bagi otak, saat alat itu 'ditembakkan' berkali-kali ke arah dahi. Menurut Prasandhya, thermo gun untuk skrining temperatur seseorang, bekerja dengan menerima pancaran inframerah dari benda, bukan dengan memancarkan radiasi apalagi laser. Thermo atau Thermal Gun disebutnya menggunakan prinsip rambatan panas melalui radiasi.
Source: Koran Tempo July 21, 2020 09:45 UTC