Diantaranya terkait penggeledahan rumah terduga pelaku penyerangan Polda Sumut, Syawaludin Pakpahan (SP) yang diduga kuta sebai leader dari akis penyerangan itu. SP diketahui pernah bertempur di Suriah ternyata melakukan berbagai upaya untuk bisa berangkat ke daerah perang tersebut. Setelah enam bulan bergabung dengan ISIS, pada 2013, SP kembali ke Indonesia dan mulai merencanakan aksinya tersebut. Sampul buku tersebut terpampang bendera ISIS disertai foto pemimpinnya Abu Bakar al-Baghdadi. Ternyata, salah satu buku tersebut juga telah dipakai.
Source: Jawa Pos July 01, 2017 21:11 UTC