Suaminya, SP, juga masih sangat muda, 20 tahun Bisa dibayangkan, betapa mereka sangat belum siap menjalani kehidupan sebagai ayah dan ibu. Karena tulang panggulnya terlalu kecil, SA tidak bisa melahirkan normal. Dia tidak bisa melewati pembukaan enam. Dengan kemeja merah motif kotak dan bawahan sarung, SA berkali-kali tidur, lalu bangun menunggu tanda tangan dokter yang tak kunjung tiba. Kalau saja tidak ada bantuan dari Sapa Institut, nyawa SA bisa tidak tertolong.
Source: Jawa Pos April 06, 2017 02:03 UTC