Kramer mengatakan Goodyear mengklarifikasi kebijakannya bahwa karyawan boleh mengenakan pakaian yang mendukung penegakan hukum semacam 'Blue Lives Matter.' Klarifikasi tersebut dikeluarkan sehari setelah Trump menyerukan boikot ban Goodyear pada Rabu lalu, 19 Agustus 2020. Ban Goodyear bahkan digunakan pada 24 persen mobil baru di AS pada 2018. Trump menuduh perusahaan yang berbasis di Ohio tersebut bermain politik dengan melarang pekerja mengenakan topi "Make America Great Again," yang disukai pendukung Trump. Menurut Trump Goodyear melakukan tindakan yang memalukan karena mencegah karyawan mengenakan pakaian yang mendukung gerakan 'Blue Lives Matter' sambil mengizinkan dukungan terhadap sifat "Marxis.
Source: Koran Tempo August 21, 2020 03:45 UTC