JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) Budi Waseso mengungkapkan, para bandar narkoba memiliki peran yang besar menjadikan Aceh sebagai daerah penghasil ganja terbesar di Indonesia. "Petani-petani ganja di Aceh hanya dimanfaatkan oleh jaringan atau bandar narkoba," ujar Budi Waseso di Kantor BNN Jakarta, Rabu (27/12/2017). Menurut pria yang kerap disapa Buwas itu, para petani hanya dibayar untuk menanam pohon ganja. Sementara itu, yang menguasai pangsa pasar adalah para pemodal atau para bandar narkoba tersebut. (Baca juga: BNN: 68 Narkoba Jenis Baru Ditemukan Selama 2017)Saat ini, BNN bersama dengan pemerintah daerah setempat dan Kementerian Pertanian mencoba memutus hubungan antara para petani dengan bandar narkoba.
Source: Kompas December 27, 2017 11:26 UTC