REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak cara dilakukan untuk menghindari asma. Anggota UKK Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr Bambang Supriyatno menyatakan bahwa menghindari pencetus terjadinya serangan asma merupakan hal utama selain obat. Obat asma itu hanya nomor sekian, nomor satunya adalah menghindari pencetusnya, yaitu asap, debu, dan makanan tertentu," ujar Prof Bambang dalam temu media terkait Hari Asma Sedunia tahun 2021. Obat asma tidak memiliki efek ketergantungan. "Jadi, menghindari pencetus asma merupakan kunci utama," ucapnya.
Source: Republika May 14, 2021 16:30 UTC