Sayangnya, cara yang digunakan oleh akun tersebut adalah mengkritik tata bahasa atau grammar para selebritas Indonesia di sosial media. Bahkan, tak jarang kita menilai orang yang selalu mengkritik tata bahasa orang lain di sosial media sebagai orang yang menyebalkan. Peneliti memberikan berbagai iklan, mulai dari yang mengandung kesalahan ketik, salah tata bahasa, dan yang ditulis secara sempurna. Mereka juga ditanya apakah ada kesalahan tata bahasa atau ketik dalam iklan yang dibaca dan seberapa hal itu mengganggu. Namun, untuk saat ini, kita perlu melihat bahwa kesalahan ketik atau tata bahasa bisa saja terjadi pada semua orang.
Source: Kompas May 03, 2019 16:18 UTC