Disebut-sebut sebagai “Bumi Super”, planet tersebut 1,4 kali lebih besar daripada bumi dan terletak sejauh 39 tahun cahaya. Kini, penelitian mengungkapkan bahwa planet tersebut diselubungi oleh lapisan gas tebal seperti atmosfer yang berisi air atau metana atau keduanya. Dr Southworth mengatakan, salah satu kemungkinannya adalah planet ini merupakan ‘dunia air’ dengan atmosfer uap panas. “Sepengetahuanku, temperatur terpanas yang dapat dihuni oleh mahluk hidup di bumi hanya 120 derajat celcius. Walaupun para peneliti tidak yakin bahwa ada mahluk hidup yang mampu bertahan di planet ini, tetapi penemuan atmosfer pada GJ1132b mendorong mereka untuk berburu mahluk hidup di luar angkasa.
Source: Kompas April 07, 2017 13:02 UTC