Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSReC) Pratama Persadha, Senin (5/3), mengemukakan hal itu terkait dengan penangkapan beberapa aktor penting produsen hoaks MCA. Oleh karena itu, pakar keamanan siber itu meminta aparat tetap fokus pada akun-akun yang membuat dan menyebarkan konten hoaks. Ada puluhan grup dan fanpages serupa di luar akun dan grup yang dikelola para tersangka admin MCA yang telah ditangkap pihak kepolisian. Ia memandang perlu Polri membuktikan dengan menangkap semua produsen konten hoaks dan hate speech (ujaran kebencian). Tidak kalah penting, menurut Pratama, komunikasi Polri di media sosal perlu terus ditingkatkan agar menjadi rujukan utama masyarakat.
Source: Republika March 05, 2018 03:11 UTC