Cak Imin: Intoleransi dan Radikalisme Ganggu Ekonomi - News Summed Up

Cak Imin: Intoleransi dan Radikalisme Ganggu Ekonomi


ANTARA FOTOTEMPO.CO, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan menolak intoleransi, radikalisme, dan sentimen SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan isu intoleransi dan radikalisme telah menghantam urat nadi perekonomian nasional. PKB sebagai partai modern, pembela Pancasila dan propenguatan ekonomi menolak dengan tegas segala bentuk sentimen SARA, intoleransi serta radikalisme agama," kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu 22 Januari 2017. Dia menyebut ajakan "rush-money", boikot Sari Roti dan fitnah serbuan tenaga kerja asing asal China sebagai contoh sentimen terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Cak Imin menuturkan, sentimen SARA dan radikalisme agama mulai secara riil menghantam sektor bisnis dan dunia keuangan saat mencuat isu 'rush money' dan boikot Sari Roti.


Source: Koran Tempo January 22, 2017 10:59 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */