© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Semarang - Kota Semarang akan menebar sumur resapan di wilayahnya sebagai upaya mencegah bencana banjir besar seperti yang terjadi pada akhir 2022 dan awal 2023 terulang. Pembuatan sumur resapan atau biopori akan diwajibkan di wilayah itu lewat regulasi baru yang segera diterbitkan. Jadi nanti jika ada IMB baru baik perumahan, perhotelan, kantor harus seperti itu (punya sumur resapan)," kata Pelaksana Tugas Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Menurutnya, jika telah ada resapan di Semarang atas, ketika turun hujan tidak langsung mengalir ke pesisir. "Kalau Simpang Lima ke atas semua rumah tangga membangun sumur resapan, maka air di hulu bisa ditahan sehingga tidak terakumulasi menjadi banjir," ujar Sudharto.
Source: Koran Tempo January 14, 2023 19:00 UTC