REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Fenomena tanah gerak kembali terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pemilik rumah, Mujihadatun Istiqomah (32 tahun) mengatakan, rumahnya roboh akibat tanah gerak pada 18 Februari 2026 lalu, sekitar pukul 10:30 WIB. Dia mengatakan, hari itu daerah rumahnya dilanda hujan deras disertai angin"Anginnya dulu yang kencang sekali. Tiba-tiba tanahnya gerak, terus rumah ambles," kata Mujihadatun saat diwawancara pada Rabu (25/2/2026). Dia memperoleh kabar rumahnya telah roboh akibat tanah bergerak dari tetangganya.
Source: Republika February 27, 2026 20:34 UTC