YOGYAKARTA, KOMPAS.com- GeNose alat yang dikembangkan oleh tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk skrining pasien positif Covid-19, awalnya dirancang untuk mengkualifikasi kualitas kopi dan teh. Seiring berjalannya waktu, pengembangan GeNose diikuti oleh enam peneliti. Baca juga: Ganjar Pesan 100 GeNose, Alat yang Siap Baru 32 BuahGuru Besar UGM yang ikut dalam pengembangan alat tersebut, Kuwat Triyana, mengatakan GeNose bukan alat yang benar-benar baru. “Dulu hanya hanya untuk kualifikasi kopi kualitas 1, 2, atau 3. Baca juga: Ganjar Borong 100 GeNose Buatan UGM Seharga Rp 62 Juta“Mulai sejak Covid ada itu bulan April, dilakukan modifikasi bagian sirkuit dan sensornya kemudian diterapkan,” kata dia.
Source: Kompas January 06, 2021 00:33 UTC