REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- China dengan keras mengkritik demonstrasi akhir pekan di mana telur dilemparkan di kantornya di Hong Kong, Senin (22/7). Sebanyak 14 orang lainnya cedera saat polisi menggunakan gas air mata untuk menertibkan pengunjuk rasa di pusat Hong Kong. Mereka menyatakan itu merupakan pukulan terhadap reputasi Hong Kong, dan menakuti wisatawan serta investor. Anggota parlemen pro-demokrasi, Claudia Mo mengatakan, ada keterlibatan lebih dari nyata dari Triad, cabang kejahatan terorganisir di Hong Kong. Keributan yang berkembang di Hong Kong telah memicu kekhawatiran bahwa Tentara Pembebasan Rakyat China dapat melakukan intervensi.
Source: Republika July 22, 2019 16:52 UTC