Mendikbud ingin ada perjanjian rekognisi kompetensi tiap negara Asia Tenggara. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan perlu adanya perjanjian rekognisi yang mengakui kompetensi di tiap negara yang ada di Asia Tenggara. "Kami ingin adanya pengakuan rekognisi internasional, terutama tingkat Asia Tenggara, yang mengakui kompetensi, baik dari lembaga-lembaga di bawah SEAMEO maupun lainnya," ujar Mendikbud. Muhadjir yang juga Presiden SEAMEO Council mengatakan, tampuk kepemimpinan SEAMEO Council akan diserahkan pada Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik. SEAMEO Council merupakan badan pembuat kebijakan SEAMEO yang bersifat mengikat bagi anggotanya termasuk program dan anggaran organisasi harus mendapat persetujuan Council.
Source: Republika July 22, 2019 16:18 UTC