Para ilmuwan asal AS mengklaim chip citaannya bisa ditanam di dalam tubuh. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para ilmuwan dari Columbia Engineers, Universitas Columbia, Amerika Serikat, menciptakan sistem chip tunggal yang diklaim terkecil di dunia. Dengan kata lain, teknologi tersebut memungkinkan chip memantau suhu tubuh dan juga fluktuasi suhu yang didorong oleh aplikasi terapeutik ultrasound. Para ilmuwan membayangkan jenis chip ini bisa ditanamkan ke dalam tubuh manusia guna mengomunikasikan informasi secara nirkabel tentang pengukuran melalui ultrasound. Beberapa di antaranya adalah pengukuran suhu tubuh, tekanan darah, kadar glukosa, dan fungsi pernapasan.
Source: Republika May 13, 2021 09:22 UTC