TEMPO/Imam SukamtoTEMPO.Co, Jakarta - Pertemuan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Wakil Perdana Menteri Cina Liu Yandong di antaranya membicarakan kerja sama nuklir. Namun, belum sempat kerja sama itu direalisasikan, Jusuf Kalla sudah mengatakan Indonesia masih terlalu rawan untuk program nuklir. Jadi tidak mudah untuk kerja sama nuklir di Indonesia. Baca Juga: JK Minta Cina Kirim Sedikit Tenaga Kerja SajaJK melanjutkan, delegasi Cina sampai membawa 45 ilmuwan dan 15 menteri untuk membahas potensi kerja sama nuklir dengan Indonesia. Walau begitu, JK menegaskan kembali bahwa kerja sama program nuklir dengan Cina masih belum saatnya dilakukan.
Source: Koran Tempo November 27, 2017 07:30 UTC