Sebanyak 50 aktivis dan bekas anggota legislatif pro-demokrasi Hong Kong ditahan aparat kepolisian pada Rabu (6/11). "Operasi hari ini menargetkan elemen-elemen aktif yang diduga terlibat dalam tindak kejahatan menumbangkan, mencampuri dan secara serius menghancurkan kemampuan pemerintah Hong Kong mengeksekusi tugas-tugasnya,” kata John Lee, Menteri Keamanan Hong Kong. Dia menambahkan, para tersangka berusaha melumpuhkan pemerintahan, dengan merebut mayoritas kursi di parlemen dan memaksa kepala eksekutif Hong Kong mengundurkan diri. Meski demikian, Wang mengakui bahwa prosedur hukum merupakan hal terakhir yang dipedulikan oleh otoritas Hong Kong. Hukum yang menurutnya "juga digunakan di Cina” itu membuat Hong Kong "semakin terlihat seperti Cina daratan, di mana awal dan akhirnya sangat sulit dibedakan.”rzn/as (ap, afp)
Source: Koran Tempo January 06, 2021 08:26 UTC