Pakar Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) Eko Hari Purnomo menerangkan, kualitas air mineral dalam kemasan galon dapat dilihat dari ciri fisiknya. Menurut Eko, produsen air mineral galon selalu memastikan volume dalam kemasan sesuai dengan standar. Jika hingga di rumah terlihat bahwa volume air sudah sangat berkurang, maka masyarakat perlu curiga apakah ada kebocoran di galon itu. Menurutnya, bisa saja saat distribusi atau bahkan penyimpanan di rumah, prosedurnya kurang tepat sehingga bisa mengurangi kualitas galon. Azwar pun mengingatkan masyarkat agar bisa menjaga kebersihan linkungan penyimpanan galon.
Source: Koran Tempo August 20, 2020 01:30 UTC