TEMPO/Tony HartawanTEMPO.CO, Jakarta - Riset Colliers Asia menyebutkan volume investasi properti di beberapa kota besar di Asia mengalami penurunan pada kuartal IV tahun 2019. Sepanjang Januari – September 2019 investasi properti turun 13 persen. Haskins menjelaskan, aset properti di sektor perkantoran di Singapura dan Tokyo membawa pangsa paling besar di investasi properti secara keseluruhan di Asia. "Ke depan, dengan meredanya tekanan perang dagang, suku bunga yang rendah, dan naiknya minat pasar negara berkembang pada kelas aset properti, bisa membawa volume investasi di Asia naik sampai 7 persen mencapai US$ 129 miliar pada 2020,” kata Haskins. Untuk sektor properti kawasan industri, Colliers memprediksi investasi di sektor tersebut bakal mendapat return yang lebih tinggi.
Source: Koran Tempo January 20, 2020 05:03 UTC