REPUBLIKA.CO.ID, JOMBANG -- Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, memutuskan menutup sementara akses makam untuk peziarah menuju kompleks makam di area pesantren, menyusul penyebaran virus Covid-19 yang jumlahnya semakin banyak di Indonesia. "Kami putuskan kebijakan tersebut dalam rapat pimpinan dan Majelis Keluarga Pesantren Tebuireng, dengan merujuk anjuran yang disampaikan pemerintah," katanya, Ahad (15/3). Gus Ghofar, sapaan akrabnya mengatakan kompleks makam di Pesantren Tebuireng Jombang sering dikunjungi peziarah dari berbagai lokasi di Indonesia. Penutupan lokasi makam itu diputuskan dan sudah dibuat surat edaran yang ditandatangani Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz. Berkenaan dengan kebijakan tersebut, keluarga besar Pesantren Tebuireng Jombang juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.
Source: Republika March 15, 2020 08:03 UTC