REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang jamaah umrah asal Indonesia, Salsabila yang akrab dipanggil Bila, mengaku terus memantau perkembangan penerbangannya menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. Bila berangkat ke Tanah Suci sebelum serangan AS bersama Israel ke Iran terjadi. Kini, menjelang jadwal kepulangannya ke Tanah Air dalam beberapa hari ke depan, ia berharap tidak ada kendala pada penerbangan yang akan membawanya pulang. Bila mengatakan, berangkat umrah sebelum Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran. Menurut Bila, maskapai alternatif tetap perlu tahu informasinya, jika maskapai yang telah dipesan sebelumnya mengalami penundaan jadwal penerbangan dalam waktu lama.
Source: Republika March 02, 2026 14:45 UTC