REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Pada hari ketiga perang yang dipicu Amerika Serikat-Israel, sejumlah produksi energi di Timur Tengah dipaksa berhenti menyusul serangan balasan Iran. Reuters melansir, Kementerian Energi Israel pada Senin telah memerintahkan penutupan sementara sebagian reservoir gas alam negara itu menyusul kian gencarnya serangan balasan Iran. Energean's, kapal produksi yang melayani beberapa ladang Israel juga telah berhenti beroperasi, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. Di Saudi, perusahaan migas Aramco menghentikan operasi di kilang minyak terbesar Arab Saudi di Ras Tanura di pantai Teluk Persia setelah serangan pesawat tak berawak di daerah tersebut. Aramco menutup pabrik Ras Tanura yang berkapasitas 550.000 barel per hari pada hari Senin sebagai tindakan pencegahan sambil menilai kerusakan, kata Kementerian Energi Saudi dalam pernyataan kepada kantor berita negara.
Source: Republika March 02, 2026 15:09 UTC