Mendikbud Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020. TEMPO/M Taufan RengganisTEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Fikri Faqih meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar lebih berhati-hati jika berencana menghapus suatu mata pelajaran dalam rangka penyederhanaan kurikulum. Kemendikbud sudah membantah kabar penghapusan mata pelajaran sejarah. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan mata pelajaran sejarah akan tetap ada dan diajarkan di tiap generasi anak Indonesia. Baca juga: Kemendikbud Bantah Bakal Hapus Mata Pelajaran Sejarah
Source: Koran Tempo September 20, 2020 12:00 UTC