JawaPos.com – Idul Adha identik dengan perayaan bersama keluarga untuk menyantap daging kurban bersama-sama. Ingatlah porsinya, sebab ancaman bernagai penyakit bisa saja muncul setelah mengonsumsi daging kurban jika berlebihan. Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology Center (SEAFAST), Prof Nuri Andarwulan menjelaskan, daging kurban pasti berasal dari hewan ternak kaki 4 yang sehat. Proses penyiapan sate (daging dan peralatannya) juga terjamin kebersihannya. “Lemak hewan dan daging hewan berlemak mengandung kolesterol lebih tinggi dibnding daging murni (misalnya daging khas), “katanyaJadi mana lebih sehat?
Source: Jawa Pos July 30, 2020 07:51 UTC