Mexico City, Beritasatu.com- Pertempuran melawan kejahatan narkoba di Meksiko berubah menjadi mematikan ketika negara itu mencatat hari kekerasan terburuknya sepanjang tahun 2019. Dalam 24 jam, ada 127 kasus pembunuhan yang terjadi di Meksiko. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (1/12), jumlah korban tewas yang belum pernah terjadi sebelumnya menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan “pelukan bukan peluru” pemerintah dalam menangani kartel narkoba. Sekretariat Keamanan Publik Meksiko melaporkan total 127 orang terbunuh pada 1 Desember, hari yang sama ketika Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menandai ulang tahun pertamanya di kantor. Daerah dengan pembunuhan terbanyak adalah Coahuila dengan 21 kasus pembunuhan, negara bagian Meksiko dengan 14 kasus, diikuti oleh Guanajuato dan Oaxaca dengan masing-masing 10 kasus pembunuhan.
Source: Suara Pembaruan December 04, 2019 12:45 UTC