REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam sejarah Islam, Damaskus merupakan kota pusat pemerin tahan pertama di luar Jazirah Arabia. Pendiri Dinasti Umayyah, Mu'awiyah bin Abu Sufyan, memindahkan ibu kota dari Madinah ke Damaskus pada 661. Namun, Damaskus sesungguhnya sudah jatuh ke tangan Islam sebelumnya, yakni sejak era Khalifah Umar bin Khathab pada 635 M.Sebagai kelanjutan dari masa khulafaur rasyidin, Dinasti Umayyah menjadikan Damaskus sebagai cermin pencapaian peradaban umat Islam. Sampai abad ke-13, menurut sejarawan Thomas Goldstein, sebagaimana dikutip Husain Heriyanto (2011), ada 30 rumah sakit di Damaskus sampai abad ke- 13. Adapun aktivitas intelektual di Damaskus pada zaman itu berkembang pesat, antara lain lantaran kontribusi dari dua suku, yakni Bani Asakir dan Bani Qudama.
Source: Republika July 26, 2017 06:56 UTC