Pengunjuk rasa memegang poster bergambar Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya Brigitte Macron saat menggelar aksi boikot produk Prancis di Medan, Jumat, 30 Oktober 2020. Aksi tersebut sebagai bentuk protes dan kecaman terhadap pernyataan Emmanuel Macron yang dianggap menghina Agama Islam. ANTARA /Irsan MulyadiTEMPO.CO, Jakarta - Danone Indonesia menanggapi kampanye aksi boikot produk Prancis di Indonesia pasca pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina umat Islam. Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan, Danone Indonesia tidak memiliki keterkaitan terhadap pandangan politik suatu negara, termasuk Prancis dan hal-hal di luar bisnis perseroan. Arif menuturkan, produk-produk perseroan seperti SGM dan AQUA, adalah produk-produk yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia oleh tenaga kerja Indonesia untuk konsumen Indonesia.
Source: Koran Tempo November 03, 2020 01:52 UTC