Oleh karena itu, untuk penguatan nilai-nilai religius dan penanaman ideologi Pancasila perlu dilakukan terhadap para pelajar, mahasiswa, dan pemuda bangsa. Maka, Pusat Data dan Dinamika Umat (Dinamiku) Darul Hikam bersama MPR RI, SMA Darul Hikam, dan OSIS SMA Darul Hikam menggelar diskusi terbuka dengan mengangkat tema, "Mewaspadai dan Mencegah Bahaya Komunis di Kalangan Remaja-Pelajar serta Pemuda-Mahasiswa" yang digelar secara hybrid (daring dan luring) di Kampus 2 SMA Darul Hikam, akhir pekan lalu. Menurut Ketua Yayasan Darul Hikam Sodik Mudjahid, diskusi tersebut tidak hanya untuk menjelaskan sejarah dan bahaya komunisme. Sodik mengatakan, Darul Hikam yang sudah berdiri selama 55 tahun adalah saksi sejarah masa komunisme berjaya. Selain pembicara ahli, Ketua OSIS SMA Darul Hikam Nur Azizah Pratiwi pun cukup lantang menyuarakan penolakan terhadap komunisme, yang kemudian diamini oleh perwakilan siswa-siswa seluruh Indonesia yang bergabung dalam diskusi secara virtual.
Source: Republika October 04, 2021 04:07 UTC