Ada beberapa kebiasaan baru yang menegaskan bahwa Kemenag Kabupaten Majalengka sudah berubah, di antaranya kebiasaan berjabat tangan atau musafahah setelah apel pagi, sebagimana terlihat pasca-apel pagi, Senin (31/10). Dia ingin membangun kekuatan dan kekompakan Kemenag Majalengka mulai dari hal yang kecil, seperti kebiasaan membaca asmaul husna dan kebiasaan musafahah ini. Teknisnya, setelah prosesi apel pagi semua pejabat berjejer, kemudian semua peserta apel secara tertib melakukan musafahah. Musafahah dilakukan antar pejabat dengan karyawan, karyawan dengan sesama dan pejabat dengan pejabat. Namun, kata dia, musafahah ini tentunya dengan niat yang positif, tulus dan ikhlas, tidak ada motif tertentu yang tidak dibenarkan.
Source: Republika October 31, 2016 06:11 UTC