REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Daya beli petani di Sumatra Barat yang dicerminkan dari pengukuran Nilai Tukar Petani (NTP) ternyata masih rendah. NTP dianggap seimbang dengan skor 100, di mana indeks harga yang diterima petani sama dengan indeks harga yang dibayarkan petani. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Barat menyebutkan, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat kemampuan dan daya beli petani di perdesaan. Semakin tinggi nilai NTP, terlebih di atas 100, secara relatif semakin kuat pula daya beli petani. Membandingkan kenaikan harga yang diterima petani dan kenaikan harga yang dibeli petani.
Source: Republika October 02, 2017 13:07 UTC