Dalam membahas kebijakan luar negeri, Trump mengakui pengalaman Clinton karena pernah menjadi menteri luar negeri. Trump juga membeberkan kegagalan-kegagalan Clinton saat menjabat sebagai menteri luar negeri dan menganggapnya menyia-nyiakan kesempatan. Trump juga menuduh Clinton, pesaingnya, menabur kekacauan di Timur Tengah selama menjabat menteri luar negeri. Partai Republik menuduh Clinton dan Presiden Barack Obama menciptakan ruang hampa ketika Amerika menarik sebagian besar pasukannya dari Irak pada 2011 setelah bertahun-tahun perang. Trump juga berulang kali menegaskan bahwa dia menentang Perang Irak sebelum invasi Amerika 2003 meskipun bukti menunjukan sebaliknya.
Source: Koran Tempo September 27, 2016 10:52 UTC