JawaPos.com- Lahir di Sidoarjo, dibina di Surabaya, dan kini malah menjadi legenda di Bandung. Hariono hanyalah secuil contoh pemain asal Sidoarjo yang karirnya justru melesat di luar kota kelahiran. Dari klub-klub di luar Sidoarjo itu, tiga pemain asal Kampung Klagen, Sidoarjo, tersebut bisa menembus tim nasional. Sebab, ketika itu kompetisi internal di Sidoarjo belum berkembang. Istiko Hadi Susanto, pembina PSM Masangan, klub anggota internal Persida, membenarkan bahwa pengelolaan klub yang tidak profesional menjadi alasan banyaknya pemain Sidoarjo yang keluar.
Source: Jawa Pos February 10, 2017 12:08 UTC