Demi Menang Pemilu 2018, Najib Manfaatkan Anggaran PopulisKUALA LUMPUR] Skandal korupsi perusahaan negara 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak, belum berhasil menggoyahkan dominasi partai Najib dalam perpolitikan Malaysia sejak 1940. Najib yang juga presiden Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) diduga telah mengalihkan dana sampai US$ 700 juta (Rp 9,5 triliun) ke rekening pribadinya. Meski telah membantah adanya aliran dana, termasuk lewat pernyataan jaksa agung Malaysia bahwa Najib tidak bersalah, kasus itu tetap berlanjut. Saat orang-orang masih tidak yakin akan apa yang harus dipikirkan, pemerintah Najib mengajukan anggaran 2018 yang isinya termasuk dana untuk rakyat kecil. MendekatkanPara pengamat menilai elemen-elemen populis dari anggaran itu akan mendekatkan partai penguasa UMNO, kepada kemenangan pemilu.
Source: Suara Pembaruan December 08, 2017 04:52 UTC