Connie juga menuturkan, dalam konteks pertahanan dan cita-cita Poros Maritim Dunia, ada beberapa hal yang harus ditekankan ke depannya. “Visi Poros Maritim Dunia dan Nawacita secara otomatis mewajibkan TNI untuk berkemampuan dan bersifat outward looking.” ujarnya. Sehingga itu mendukung kapasitas tentara dan polisi kita di masa depan sesuai visi Poros Maritim Dunia dan Nawacita,” pungkasnya. Sementara itu, CEO Pravitna Nanoteknologi Indonesia Petrus Freddy Cahyono mengatakan, nanoteknologi dapat mengubah paradigma yang ada saat ini. Ia yakin, peresmian Pravitna Nanoteknologi Indonesia akan memacu pengembangan nanoteknologi yang sebelumnya sudah dijalankan di sektor pertanian, peternakan, serta industri pertahanan.
Source: Jawa Pos July 21, 2019 14:03 UTC