TEMPO/Ahmad FaizTEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengharapkan rencana demonstrasi susulan yang dilakukan pada 2 Desember 2016 tidak terjadi. Namun, Tito tidak melarang apabila masyarakat tetap ingin berdemo. Tito mengatakan demonstrasi yang jumlahnya massif berpotensi rusuh karena sulit dikontrol. Baca: Sementara, Brotoseno Ditengarai Melanggar Kode Etik PolriTito menilai apabila demonstrasi rusuh juga mengganggu keamanan bagi warga Jakarta bahkan bisa menimbulkan potensi keterpurukan bagi bangsa. Munarman meminta agar kepolisian tidak membedakan Ahok dengan tersangka lain dalam kasus serupa.
Source: Koran Tempo November 18, 2016 09:25 UTC