REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON – Aksi unjuk rasa menolak kepemimpinan Donald Trump diperkirakan memakan waktu lama. Reuters melaporkan, Jumat (11/11), para aktivis bahkan menyiapkan protes yang lebih besar ketimbang gerakan Occupy Wall Street, yang sempat fenomenal beberapa waktu lalu. Relawan untuk calon presiden Hillary Clinton, TJ Wells, mengaku sebagai organisator aksi protes pada Kamis (10/11) malam di sekitar Trump International Hotel, Washington—dekat Gedung Putih. Wells berharap aksi yang digagasnya juga dilakukan banyak aktivis di pelbagai kota di AS. Ada sekitar 59,5 juta warga AS yang memilih Donald Trump, sedangkan sekira 59,7 juta warga AS lainnya memilih Hillary.
Source: Republika November 12, 2016 03:48 UTC