TEMPO.CO, Makassar: Kericuahan antara puluhan warga teuku umar Makassar dengan petugas kepolisian yang menjaga pintu tol reformasi Makassar ini terjadi saat warga berusaha memblokade jalan tol reformasi Kecamatan Tallo Makassar, Sulawesi Selatan. Adu mulut pun terjadi, lantaran petugas kepolisian hendak membuka paksa jalan yang di tutup oleh warga yang lahannya belum dibayar oleh kementrian pekerjaan umum atau Kemen PU. Aksi demonstrasi warga ini buntut tidak terselesaikannya pergantian kerugian atas rumah warga diatas lahan jalan tol reformaasi Makassar yang terkena proyek perluasan di tahun 1998 silam. Dalam aksinya warga menuntut kepada pemerintah pusat agar segera menyelesaikan proses ganti rugi warga yang telah di janjikan sebesar 9 milyar rupiah. Akibat dari aksi ini kemacetan panjang pun terjadi di kawasan tol reformasi Makassar.
Source: Koran Tempo April 17, 2017 12:56 UTC