REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Pengunjuk rasa anti-Pemerintah Hong Kong membakar toko-toko dan melemparkan bom bensin pada Ahad (27/10). Para pengunjuk rasa, turis yang kebingungan, dan orang-orang yang lewat berkumpul di trotoar arteri perbelanjaan dan hotel di Nathan Road. “Orang-orang Hong Kong, terlepas dari agama kami, datang ke sini untuk mengatakan tidak pada pemerintah totaliter kami. Mereka mengganggu orang-orang Hong Kong dan untuk apa? Hong Kong bukan Cina,” ujar Chu.
Source: Republika October 27, 2019 19:18 UTC