Pandemi Covid-19 membuat jumlah pengunjung suatu lokasi wisata dibatasi. Oleh karena itu, Sandi mendorong tempat-tempat wisata tersebut dikembangkan dan dikelola secara baik. Dia mengatakan, hal itu mengingat situasi pandemi Covid-19 yang membuat jumlah pengunjung suatu lokasi wisata dibatasi. Sandi juga mengingatkan kalangan milenial untuk bisa memanfaatkan situasi wabah Covid-19 ini untuk mengembangkan pariwisata bebasis desa atau desa wisata, tetapi tetap berbasis kearifan lokal. Dia mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah tipe-tipe pariwisata yang akan berkembang adalah desa-desa wisata, dimana pengunjungnya di bawah 50 orang.
Source: Republika July 03, 2020 22:07 UTC