REPUBLIKA.CO.ID, KANADA - Presiden AS Donald Trump pada Jumat (27/3/2026) mengatakan bahwa Kuba bisa menjadi target aksi AS di masa depan setelah Iran. Dan Kuba adalah target selanjutnya," kata Trump di Future Investment Initiative, sebuah konferensi bisnis Saudi. Tolong, anggap saya tidak mengatakannya. Tolong, tolong, tolong, media, tolong abaikan pernyataan itu," tambahnya. Berbicara kepada media berbahasa Spanyol Canal Red di Havana, Diaz-Canel membahas kontak yang sedang berlangsung dengan Washington.
Source: Republika March 29, 2026 14:33 UTC